5 Tanda Filter Oli Kompresor Sullair Wajib Ganti dan Dampaknya pada Efisiensi Mesin

 


5 Tanda Filter Oli Kompresor Sullair Wajib Ganti dan Dampaknya pada Efisiensi Mesin

Kompresor udara Sullair dikenal karena ketahanan dan interval servisnya yang panjang, terutama ketika menggunakan pelumas premium seperti Sullube atau 24KT. Namun, bahkan mesin tangguh pun memiliki komponen yang sangat sensitif terhadap kontaminasi: Filter Oli.

Filter oli pada unit Sullair (dan kompresor sekrup lainnya) berfungsi sebagai penjaga gerbang. Filter ini memastikan cairan pelumas yang bersirkulasi ke air end (unit kompresi) bersih dari partikel keausan logam, debu yang lolos, dan sisa oksidasi oli. Mengabaikan penggantian filter oli dapat memicu serangkaian kegagalan mahal.Dapatkan panduan lengkap tentang perawatan dan overhaul kompresor Sullair & Kaeser.

Berikut adalah 5 tanda utama bahwa filter oli kompresor Sullair Anda sudah saatnya diganti, beserta dampaknya yang merusak pada efisiensi mesin.


1. 🛑 Peningkatan Tekanan Diferensial (Differential Pressure)

Ini adalah indikator teknis yang paling pasti.

Tanda di Lapangan
Dampak pada Efisiensi

Kompresor Sullair modern memiliki sensor yang memantau tekanan di sisi masuk dan sisi keluar filter oli. Ketika filter tersumbat, ada perbedaan tekanan yang signifikan di kedua sisi tersebut. Panel kontrol (controller) akan menampilkan peringatan High Differential Pressure (DP Tinggi) pada filter oli.

Ketika DP terlalu tinggi, resistensi aliran oli meningkat drastis. Oli tidak dapat mengalir dengan bebas untuk melumasi dan mendinginkan air end secara efektif. Ini memaksa pompa oli bekerja lebih keras, meningkatkan beban motor, dan yang paling parah, berpotensi memicu Oil Bypass.

2. 🔥 Kenaikan Suhu Operasi Kompresor (High Discharge Temperature)

Filter yang tersumbat menyebabkan sirkulasi oli terhambat, mengurangi kemampuan pendinginan sistem secara keseluruhan.

Tanda di Lapangan

Suhu discharge udara yang terkompresi terus meningkat, sering kali mendekati atau melampaui batas trip (95°C hingga 105°C). Jika kompresor Sullair Anda mulai sering trip karena suhu tinggi, filter oli yang kotor adalah salah satu tersangka utama (selain cooler yang kotor).

Dampak pada Efisiensi

Suhu tinggi mempercepat proses degradasi termal oli. Oli Sullair (bahkan Sullube yang mahal) akan teroksidasi lebih cepat, membentuk varnish dan karbon di dalam air end dan cooler. Varnish ini akan semakin menyumbat sistem pendinginan, menciptakan siklus kegagalan yang merusak air end secara permanen.

3. 📉 Penurunan Tekanan Oli dan Aliran yang Buruk

Jika oli tidak dapat melewati media filter, oli tidak akan mencapai semua titik pelumasan secara memadai.

Tanda di Lapangan

Pada beberapa model Sullair dengan gauge tekanan oli, Anda mungkin melihat penurunan tekanan oli yang signifikan. Meskipun controller berusaha menjaga tekanan, oli yang keluar dari filter tampak lambat atau bertekanan rendah.

Dampak yang Merusak (Air End Starvation)

Dampak utama dari penurunan tekanan oli yang disebabkan filter kotor adalah kurangnya pelumasan pada bantalan (bearing) rotor. Oli harus mencapai bantalan dengan tekanan dan volume yang cukup untuk menciptakan lapisan hydrodynamic yang memisahkan logam bantalan dan poros.

  • Kehilangan Lapisan Pelumas: Ketika tekanan berkurang, lapisan pelumas ini runtuh, menyebabkan gesekan logam-ke-logam terjadi.

  • Kerusakan Bantalan: Gesekan ini menghasilkan panas lokal yang sangat tinggi dan menyebabkan bantalan mengalami keausan mendadak. Air End mulai mengeluarkan suara gemuruh (grinding) yang keras dan gagal total adalah hasil akhirnya.

  • Kompresor Sullair: Mengingat Air End Sullair adalah komponen presisi dan mahal, penurunan tekanan oli akibat filter kotor adalah risiko yang sangat besar terhadap investasi aset.

4. 🧭 Indikasi Interval Servis Terlewati

Setiap filter oli kompresor Sullair memiliki batas usia yang ketat, diukur dalam jam operasi. Melewati batas ini adalah bentuk kegagalan servis yang disengaja dan dapat berdampak serius pada garansi dan efisiensi.



Tanda di Lapangan

Tanda yang paling jelas adalah peringatan pada panel kontrol (mikroprosesor) kompresor. Sistem Sullair telah diprogram untuk menghitung mundur dari interval servis oli dan filter yang ditentukan (misalnya, 2.000, 4.000, atau 8.000 jam).

  • Pesan Peringatan: Panel kontrol akan menampilkan pesan seperti "Service Required" atau "Filter Oil Change Due" yang biasanya dipicu ketika sisa jam mencapai 0 atau ambang batas warning tertentu.

  • Pencatatan Manual: Jika unit Anda lebih tua dan tidak memiliki panel kontrol canggih, mengabaikan pencatatan log manual adalah indikasi bahwa interval telah terlewati.

Dampak Pada Keuangan dan Hukum (Garansi)

Konsekuensi utama dari mengabaikan indikasi interval servis bukan hanya kerusakan mekanis, tetapi juga masalah finansial yang lebih besar:

  1. Pembatalan Garansi (Warranty Voidance): Garansi pabrikan (termasuk Sullair) secara eksplisit mensyaratkan penggunaan suku cadang dan pelumas OEM serta penggantian sesuai interval yang ditentukan. Jika terjadi kegagalan Air End (yang harganya sangat mahal) dan ditemukan filter oli telah melewati batas jam servis, pabrikan berhak menolak klaim garansi Anda.

  2. Biaya Operasional Tersembunyi: Walaupun kompresor masih berjalan, filter oli yang jenuh secara progresif mengurangi efisiensi kompresi. Peningkatan differential pressure (seperti yang dibahas di Poin 1) memaksa motor menarik lebih banyak arus listrik (Amps) untuk mempertahankan tekanan udara yang sama. Dalam jangka panjang, kerugian biaya energi jauh lebih besar daripada penghematan sesaat karena menunda penggantian filter.

Hubungan dengan Kualitas Oli

Filter oli yang melewati batas interval jam operasinya berarti media filtrasinya sudah jenuh oleh kotoran dan partikel keausan. Ketika filter tidak dapat menyaring lagi, oli yang seharusnya bersih menjadi oli kotor yang bersirkulasi kembali ke Air End.

Jika Anda menggunakan oli extended-life Sullair 24KT (yang mungkin dapat bertahan hingga 10.000 jam), filter oli harus tetap diganti pada interval yang lebih pendek (misalnya, setiap 2.000-4.000 jam) untuk memastikan oli 24KT yang mahal tersebut tetap bersih dan dapat mencapai umur pakainya secara penuh. Filter yang gagal menjaga kebersihan oli akan memperpendek umur oli itu sendiri, sehingga interval servis oli ikut terpangkas.

5. 🔊 Oil Bypass (Suara Khas)

Jika filter benar-benar tersumbat, oli akan dipaksa melewati mekanisme bypass valve filter.

Tanda di Lapangan

Beberapa kompresor akan mengeluarkan suara aliran oli yang terdengar berbeda atau whooshing saat katup bypass terbuka. Katup ini dirancang sebagai safety feature darurat: lebih baik mengalirkan oli yang kotor daripada tidak ada oli sama sekali.

Dampak pada Efisiensi

Ketika oli melewati bypass valve, itu berarti oli kotor, penuh partikel logam dan kontaminan dipompakan langsung ke air end untuk melumasi bantalan. Hal ini setara dengan mengamplas bagian dalam mesin Anda. Kontaminan ini secara langsung menyerang permukaan presisi bantalan dan rotor, menyebabkan keausan prematur yang tidak dapat dihindari.

Kesimpulan dan Aksi Preventif

Filter oli adalah komponen kecil dengan tanggung jawab besar. Untuk menjaga efisiensi dan umur panjang unit Sullair Anda:

  • Patuhi Jadwal: Ganti filter oli sesuai interval jam operasi yang direkomendasikan pabrikan Sullair, atau lebih cepat jika kondisi lingkungan sangat berdebu.

  • Gunakan OEM: Selalu gunakan Filter Oli Asli Sullair. Filter non-genuine seringkali memiliki kualitas media filter yang buruk atau tekanan bypass valve yang tidak akurat.

  • Monitoring DP: Lakukan daily check pada panel kontrol untuk memantau Differential Pressure filter, dan segera ganti jika melewati ambang batas peringatan.




Postingan Terkait

Contact Form

Name

Email *

Message *

Cari Produk Atau Jasa

Promo Mitrasejathera

banner